Kadin Berharap Masalah Pendanaan UMKM Ada Penyelesaian

    ABC Club
    By ABC Club
    Pendanaan merupakan indicator utama dalam mengembangkan industri. Terlebih untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sebagian besar masih mengandalkan pendanaan dari lembaga keuangan. Akan tetapi, sayangnya banyak sekali usaha UMKM yang sulit mendapatkan pendanaan dari lembaga keuangan. Salah satu alasannya adalah minimnya agunan yang diberikan. Oleh karena itu, Kamar Dgang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap bisa menyelesaikan masalah tersebut.
     

    Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi, Erwin Aksa berharap agar nanti pihaknya dapat menyelesaikan permasalahan pendanaan yang dihadapi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di dalam negeri. “Masalah pendanaan merupakan salah satu penghambat UMKM di Indonesia. Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami akan mengembangkan link and match untuk akses yang lebih mudah serta mendorong perbaikan kebijakan-kebijakan perbankan,” kata Erwin.

    Selain itu, menurut Erwin, ada kemungkinan pemberlakuan dan penyelesaian hair cut bagi UMKM. “Masih banyak UMKM yang tersandera akibat krisis pada 1998 dan ini persoalan lama yang hanya bisa diselesaikan dengan hair cut,” ujar dia.

    Selain jaminan akses pembiayaan, lanjut Erwin, UMKM di Tanah Air juga membutuhkan jaminan pasokan energi yang terjangkau dan berkesinambungan, termasuk pasokan listrik. “Bagi UMKM, yang penting jaminan suplai listrik dan PLN bis amelihat kondisi di satu regional tertentu serta memahami bahwa UMKM sangat membutuhkan jaminan pasokan yang stabil. Sebelum menaikkan tarif, PLN harus bisa memastikan adanya insentif bagi UMKM seperti jaminan pasokan,” ucapnya.

    Dilansir dari Neraca, (28/1). 

    ABC Club

    ABC Club

    ABC Club