Kemendag akan Batasi Kepemilikan Waralaba Restoran

    ABC Club
    By ABC Club

    Kementerian Perdagangan akan membatasi penyebaran waralaba restoran dan sejenisnya. Tujuannya untuk melindungi usaha mikro.

    "Akan melakukan pembatasan waralaba pada tahun ini," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Bayu krisnamurthi di Jakarta, Rabu (30/1/2013).

    Bayu menambahkan pembatasan akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun Bayu belum bisa menyebutkan kepastian waktunya. "Kalau sudah tanda tangan, itu pembatasan waralaba akan berlaku dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," terang Bayu.

    Lebih lanjut Bayu menjelaskan alasan pembatasan gerai waralaba adalah sebagai upaya memperdayakan dan memajukan pelaku usaha mikro. "Tujuannya adalah untuk melakukan pemberdayaan usaha mikro, usaha kecil, pelaku usaha baru, wirausaha baru terutama di daerah," imbuhnya.

    Selain itu, gerai waralaba kepemilikannya masih terpusat. Hal itu yang membuat pemodal besar menguasai bisnis waralaba restoran. Dampaknya pelaku usaha mikro di daerah tidak bisa memiliki menguasai bisnis tersebut.

    "Waralaba restoran itu tersebar di seluruh Indonesia dan dimiliki secara sentralistik oleh pelaku tunggal. Itu yang harus kita batasi. Karena saya ingin kegiatan usaha yang ada di daerah dimiliki juga oleh orang daerah," imbuhnya.

    Dengan demikian, Bayu berharap, orang daerah bisa belajar, menguasai dan mengambilalih usaha yang sejenis Waralaba. "Mungkin, kalau pun tidak harus seratus persen, tapi setidaknya sebagian sudah bisa dimiliki orang daerah. Dengan demikian mereka bisa belajar, bisa lihat dan suatu saat mereka yang mengambilalih," katanya.

    Aturan tersebut akan melengkapi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) ini akan melengkapi Permendag Nomor: 68/M-DAG/PER/10/2012 tentang waralaba untuk jenis usaha toko modern. [hid]

    ABC Club

    ABC Club

    ABC Club